Mentiadakan
difikiran, hati, mata, dan perasaan.
Tak pernah ada yang tau kapan waktunya akan
pergi untuk meninggalkan segala sesuatunya disini yang pernah ada, yang pernah
dijalani, hanya kamu dan Tuhan mu saja.
Apa yang bisa diharapkan pada
suatu kenyataan tentang ketidak pastian mengenai hidup … ???
Sedang berusaha
menanam dalam-dalam perasaan ini, mungkin hanya aq saja yang merasa bukan kau,
yang jauh dari sini. Hidupmu yang
sekarang adalah jalan terang dimana kau memulai langkah awal untuk mengetahui
jati diri dan menemukan “hati mu”.
Kini coba
mengikhlaskan semuanya tentangmu. Mungkin
sudah ada “plester” yang bisa menutup luka gores mu, yang tak pernah kau
perlihatkan pada yang lain namun pernah tersirat kepada ku.
Sekalipun itu
membuat rasa sakit yang baru tapi ini janji ku, takakan pernah kuperlihatkan
padamu.
Teman Lama